Welcome to the blog of stundent vocasional high school

Sabtu, 22 Oktober 2011

Jenis Jenis Sistem Kendaraan Pengerak Kendaraan dapat berjalan/ bergerak karena ada sistem yang memindahkan tenaga/ momen/ putaran dari mesin ke roda-roda. Kendaraan ditinjau dari sistem pemindah tenaganya dikelompokkan menjadi beberapa tipe/ jenis, yaitu : a) Front Engine Rear Drive (FR) Kendaraan dengan mesin di depan dan menggerakkan roda belakang dinamakan tipe Front Engine Rear Drive (FR). Komponen-komponen sistem pemindah tenaga meliputi : kopling(clutch), transmisi(transmission), drive shaft/ propeller shaft, differential, rear axle dan roda(wheel) Gambar 1. Sistem pemindah tenaga pada kendaraan tipe FR b) Front Engine Front Drive (FF) Kendaraan dengan mesin di depan dan menggerakkan roda depan dinamakan tipe Front Engine Front Drive (FF). Komponen-komponen sistem pemindah 8 tenaga meliputi : kopling (clutch), transmisi (transmission), differential, front axle dan roda (wheel). Gambar 2. Sistem pemindah tenaga pada kendaraan tipe FF c) Rear Engine Rear Drive (RR) Kendaraan dengan mesin di belakang dan menggerakkan roda belakang dinamakan tipe Rear Engine Rear Drive (RR). Pemindah tenaga kendaraan tipe ini sama dengan tipe Front Engine Front Drive (FF). Komponen-komponen sistem pemindah tenaga meliputi : kopling (clutch), transmisi (transmissions), differential, rear axle dan roda (wheel) d) Four Wheel Drive (FWD) Kendaraan dengan mesin menggerakkan roda depan dan roda belakang dinamakan tipe Four Wheel Drive atau All Wheel Drive (FWD atau 4WD atau AWD). Komponen-komponen sistem pemindah tenaga meliputi : kopling(clutch), transmisi (transmission), transfer, dan terbagi menjadi dua. Pertama ke front drive shaft (front propeller shaft), front differential, front axle dan roda depan (front wheel), sedangkan yang kedua ke rear 9 drive shaft, rear differential, rear axle dan roda belakang (rear wheel). Gambar 3. Sistem pemindah tenaga pada kendaraan tipe FWD Pada modul ini drive shaft yang akan dibahas adalah poros propeller dan poros penggerak roda (axle) baik front axle maupun rear axle. Poros propeller dibahas pada kegiatan 1 ini, sedangkan axle dibahas pada kegiatan 2. 2) Propeller Shaft Pada kendaraan tipe FR (front engine rear drive) dan FWD/AWD (four wheel drive), untuk memindahkan tenaga mesin dari transmisi ke differential, diperlukan propeller shaft atau sering juga disebut sebagai drive shaft. Panjang pendeknya propeller shaft tergantung dari panjang kendaraan. Pada kendaraan yang panjang, propeller dibagi menjadi beberapa bagian untuk menjamin supaya tetap dapat bekerja dengan baik. Suspensi kendaraan mengakibatkan posisi differential selalu berubah-ubah terhadap transmisi, sehingga propeller harus dapat menyesuaikan perubahan sudut dan perubahan jarak, agar tetap mampu meneruskan putaran dengan 10 2 2 2 9 10 2 . 1 L d D n ? ? ? lancar. Mekanisme atau komponen tersebut adalah universal joint atau sering disebut U-joint. Gambar 4. Bentuk-bentuk propeller shaft Propeller shaft pada umumnya terbuat dari pipa besi, karena profil pipa lebih tahan terhadap puntiran. Dimensi poros propeller akan menentukan beban putaran yang diijinkan, yang dirumuskan sebagai berikut : Dimana : n : putaran yang diijinkan (rpm) D : diameter luar (cm) d : diameter dalam (cm) L : panjang (cm)

Tidak ada komentar: